Artikel

Segalanya Butuh Uang, Tetapi Uang Bukan Segalanya

Oleh Elmiani, S.Pd

Dalam keseharian manusia, banyak hal yang dapat kita lakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Seperti yang setiap hari saya saksikan ketika perjalanan menuju sekolah, beberapa rutinitas yang dilakukan masyarakat demi memenuhi kebutuhan antara lain ada yang berjualan kue, sayuran, pakaian, dan ada pula yang bercocok tanam, ada yang bekerja sebagai ojek online, pegawai kantor, guru dan masih banyak lagi rutinitas lain yang tujuannya sama yaitu memperoleh biaya hidup.

Hampir semua yang kita kerjakan, tujuan akhirnya adalah uang. Dengan uang, setiap orang dapat memenuhi apa yang dia inginkan, entah hanya sekedar makan, beli baju, menyekolahkan anak bahkan keliling dunia pun dapat dilakukan jika seseorang memiliki uang.

Namun, sadarkah kita bahwa uang pun dapat merusak hidup kita. Sering terjadi perselisihan bahkan KDRT dalam rumah tangga hanya karena uang. Tingkat keimanan seseorang yang tidak dibentengi dengan ibadah yang baik akan membuat orang tersebut mudah terjerumus dalam” kubangan dosa”, yaitu berperilaku tidak manuasiawi hanya karena berselisih tentang uang dan harta.

Sekian banyak orang-orang berpendidikan tinggi dan memiliki jabatan terlibat kasus korupsi, menggunakan anggaran negara untuk kebutuhan pribadi dan keluarga. Bagi saya, korupsi bukan hanya sekedar memperkaya diri, namun ketika seseorang berani menggunakan uang yang bukan haknya, maka saat itulah perbuatan orang tersebut dapat dikatakan korupsi.

Apakah uang adalah segalanya?

Jawabannya adalah “Tidak”!

Ada beberapa hal yang tak dapat dinilai dengan uang.

  • Kasih sayang orang tua, keluarga atau sesama manusia

Kebersamaan dengan orang-orang terkasih adalah sesuatu yang tak dapat dinilai dengan uang, terlebih ketika beberapa anggota keluarga sudah memiliki kehidupan masing-masing, maka momen untuk berkumpul bersama menjadi sesuatu yang sangat berharga.

  • Kebenaran

Sering terjadi orang membayar demi membalikkan fakta yang sebenarnya, tetapi kebenaran akan selalu terungkap pada akhirnya.

  • Waktu

Kehidupan kita dimulai dari saat kita dilahirkan. Tak memandang apakah kita memiliki banyak uang atau segala kecanggihan alat medis, tak ada yang dapat memperpanjang usia seseorang atau menunda ajal seseorang dengan uang, ketika Tuhan sudah berkehendak.

  • Bakat

Bakat merupakan karunia yang dimiliki setiap individu sejak lahir. Meskipun uang dapat membantu mengembangkan bakat, namun tidak dapat membeli bakat atau keterampilan seseorang.

Inti dari semuanya adalah ketaqwaan kita pada Sang Pencipta. Orang yang mudah didekati atau digoda setan adalah :

  1. Mereka yang memandang enteng dan atau menunda ibadahnya (sholat).
  2. Sombong,  baik sombong dengan jabatan maupun harta yang dimiliki.
  3. Kikir atau pelit. Sejatinya, takkan kekurangan orang yang sering berbagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.