Artikel

“Sabar Yang Memenangkan”

Oleh Elmiani, S.Pd

Aku sering bertanya dalam doaku mengapa aku diuji dengan kesabaran?

Apakah aku memang orang yang sifatnya tidak dapat menahan sabar atau karena aku memang Allah anggap mampu menahan sabar itu dalam setiap permasalahan yang Allah izinkan terjadi dalam hidupku, sehingga pergumulan itu seakan tiada henti datang menguji rasa sabarku.

Dalam diamku terkadang tanpa terasa air mata menetes, seraya bertanya pada diri sendiri, mengapa Allah pertemukan aku dengan orang-orang yang seakan tidak peduli pada perasaanku, apakah ini akibat dosa masa laluku?

Terkadang aku yakin rencana Allah jauh lebih baik dan lebih indah dari apa yang kubayangkan, karena itulah aku tetap bertahan dengan harapan Allah selalu memberi kekuatan untuk aku menjalani takdir.

Sebagai orang yang beriman, maka peristiwa apapun yang kita alami di dunia harus selalu direfleksikan secara spiritual sebagai ketentuan dari Sang Pencipta alam semesta. Tidak ada peristiwa di dunia ini -baik yang menggembirakan maupun peristiwa yang tidak mengenakkan- yang tidak berada dalam rencana dan ketentuan Allah SWT. Semua yang dialami manusia merupakan cobaan dari Allah untuk menguji tingkat kesabaran manusia.

Allah SWT berfirman: “Dan sungguh akan kami berikan cobaan berupa ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan  dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.”

QS.Al-Baqarah (2):155)

Di antara segala cobaan hidup itu, maka Allah berikan apresisasi bagi siapapun yang bersabar. Siapa yang diuji kesabarannya? Jawabnya, mereka orang-orang beriman.

Manusia diuji dengan manusia lainnya.

Ujian orang tua adalah anaknya, demikian sebaliknya ujian anak-anak adalah orang tuanya.

Ujian suami adalah istri dan ujian istri adalah suami.

Ujian guru dalah murid-muridnya dan ujian murid adalah para gurunya.

Ujian pemimpin adalah rakyatnya dan ujian rakyat adalah pemimpinnya.

Demikianlah kehidupan manusia itu sebenarnya saling menguji antara

yang satu dengan lainnya. Karena itu, Allah mengingatkan kita hamba-Nya

untuk selalu bersabar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *